Selamat Datang
Showing posts with label Interaksi. Show all posts
Showing posts with label Interaksi. Show all posts

Sunday, December 28, 2014

Karakter seseorang dapat dinilai dengan berbagai cara, bisa dari cara bertutur kata, cara berjalan dan lain-lain. Namun, kali ini kita akan menilai kepribadian tetanggamu berdasarkan bohlam di rumahnya.


1. Bohlam Kuning/ Lampu Pijar

Jika rumah tetanggamu masih menggunakan bohlam kuning sebagai penerangan di rumahnya, maka besar kemungkinan mereka masih kudet (kurang update) dengan perkembangan teknologi bohlam. Soalnya selain nyalanya yang kurang terang, bohlam kuning ini pun boros energi. Mungkin kamu bisa menyarankan tetanggamu untuk mengganti jenis bohlamnya dan jangan lupa memberikan alasan.




Lampu pijar


 2. Lampu TL (Fluorescent)

Lampu TL biasanya juga dikenal sebagai lampu neon yang berbentuk macam-macam, ada yang berbentuk panjang, spiral, ataupun berbentuk seperti lampu pijar. Lampu ini lebih hemat energi dibandingkan dengan lampu pijar dan lebih lama masa hidupnya. Tetanggamu yang sudah menggunakan lampu ini berarti mulai peduli terhadap lingkungan atau pun terhadap biaya rekening listriknya.

Lampu neon bentuk bunga lotus

3. Lampu LED

Inilah teknologi terbaru dari sistem penerangan, lampu ini diklaim lebih hemat energi dibandingkan dengan lampu TL dan tidak memancarkan panas saat dihidupkan. Jika tetanggamu menggunakan jenis lampu ini, maka tetanggamu sangat update dengan teknologi terbaru dan juga peduli terhadap lingkungan.

Lampu LED (bukan iklan)

Perbandingan antara ketiga lampu

4. Lampu semprong

Nah, jika tetanggamu ini masih menggunakan lampu semprong sebagai penerangannya, maka ada dua kemungkinan. Yang pertama daerah tempat tinggalmu memang belum terjamah oleh listrik dan yang kedua ketika lingkunganmu mati listrik.


5. Tidak ada lampu


Mungkin tetanggamu sedang liburan panjang atau pun menunggak tagihan listrik.  Atau mungkin mereka lelah~

Rumah kosong

Sumber : Kaskus

Karakter seseorang dapat dinilai dengan berbagai cara, bisa dari cara bertutur kata, cara berjalan dan lain-lain. Namun, kali ini kita akan menilai kepribadian tetanggamu berdasarkan bohlam di rumahnya.


1. Bohlam Kuning/ Lampu Pijar

Jika rumah tetanggamu masih menggunakan bohlam kuning sebagai penerangan di rumahnya, maka besar kemungkinan mereka masih kudet (kurang update) dengan perkembangan teknologi bohlam. Soalnya selain nyalanya yang kurang terang, bohlam kuning ini pun boros energi. Mungkin kamu bisa menyarankan tetanggamu untuk mengganti jenis bohlamnya dan jangan lupa memberikan alasan.




Lampu pijar


 2. Lampu TL (Fluorescent)

Lampu TL biasanya juga dikenal sebagai lampu neon yang berbentuk macam-macam, ada yang berbentuk panjang, spiral, ataupun berbentuk seperti lampu pijar. Lampu ini lebih hemat energi dibandingkan dengan lampu pijar dan lebih lama masa hidupnya. Tetanggamu yang sudah menggunakan lampu ini berarti mulai peduli terhadap lingkungan atau pun terhadap biaya rekening listriknya.

Lampu neon bentuk bunga lotus

3. Lampu LED

Inilah teknologi terbaru dari sistem penerangan, lampu ini diklaim lebih hemat energi dibandingkan dengan lampu TL dan tidak memancarkan panas saat dihidupkan. Jika tetanggamu menggunakan jenis lampu ini, maka tetanggamu sangat update dengan teknologi terbaru dan juga peduli terhadap lingkungan.

Lampu LED (bukan iklan)

Perbandingan antara ketiga lampu

4. Lampu semprong

Nah, jika tetanggamu ini masih menggunakan lampu semprong sebagai penerangannya, maka ada dua kemungkinan. Yang pertama daerah tempat tinggalmu memang belum terjamah oleh listrik dan yang kedua ketika lingkunganmu mati listrik.


5. Tidak ada lampu


Mungkin tetanggamu sedang liburan panjang atau pun menunggak tagihan listrik.  Atau mungkin mereka lelah~

Rumah kosong

Sumber : Kaskus



Saturday, October 18, 2014

Menjadi seorang mahasiswa kedokteran pasti mempunyai kebanggaan tersendiri, namun tidak dapat dipungkiri banyak duka yang dialami selama menjalani masa pre-klinik maupun klinik. Inilah  suka-duka menjadi mahasiswa kedokteran.

Suka:

1. Sering ketemu mahasiswi cantik

Rumor yang beredar di masyarakat luas, kebanyakan mahasiswi itu “katanya” mukanya agresif (cantiknya kebangetan). Tapi menurut saya pribadi, memang cantik sih. Hahaha.

2. Cowo kedokteran itu idaman mertua

Yah, kalau ini sih saya ngga bisa bilang apa-apa, soalnya itu memang faktanya.

3. Cowo kedokteran itu kalem abis

Padahal jaim.

4. Kampus kedokteran sebagian besar sudah bebas asap rokok

Sehingga mahasiswa/i dapat menghirup udara segar bila duduk di kantin maupun di ruang kuliah, kecuali kalau nongkrong di tempat parkir ya hirup asap motor.

5. Sakit sedikit obat aman

Untuk junior kalau merasa kurang sehat bisa konsultasi gratis dengan senior.

6. Dipandang sebagai profesi mulia di mata masyarakat

Kamu akan dihormati oleh masyarakat sekitarmu

Orang-orang di sekitarmu akan lebih menghormatimu, apalagi jika kamu bersikap baik kepada mereka. Kemungkinan untuk minta dijodohkan dengan anak tetangga atau kenalan orang tuamu pun akan meningkat.


Duka:

1. Makan sering di jama’

Biasanya sarapan udah di atas pukul 12 (sekalian dengan makan siang) karena tidak sempat serta isi dompet yang tidak mendukung.

2. Mahasiswa kedokteran sebenarnya bukan tipikal penghapal

Menghapal memang perlu seperti bagian tubuh (anatomi) serta obat-obatan, tetapi mahasiswa kedokteran juga harus bisa menganalisis kasus seorang pasien supaya pengobatannya berhasil dan tidak ada efek buruk setelahnya.

3. Masuk susah, tapi keluar lebih susah

Jangan pikir macam-macam dulu. Maksudnya untuk lulus masuk ke fakultas kedokteran itu memang sulit karena Passing Gradenya kebanyakan lebih tinggi dibandingkan dengan fakultas lain, tetapi untuk keluar (lulus) secara sah dan menjadi seorang dokter lebih sulit lagi karena harus menghadapi UKDI dan OSCE nasional yang bikin pusing tujuh keliling.

4. Sering banget di-PHP-in sama dosennya

Jadwal kuliah pukul 8, bangun pagi-pagi belum sarapan macet lagi, tiba-tiba dapat sms dari dosennya pukul 9 katanya kuliah ditunda ke pukul 12 (padahal pukul 12 itu untuk isoma –istirahat, sholat, makan).

5. Waktu untuk pasangan akan berkurang

Pasangan akan mulai mengeluh karena waktu untuknya mulai terbagi dengan tugas, tidur, dan kegiatan lain (mis. kegiatan organisasi). Kecuali kalau pasangannya mahasiswa/i kedokteran juga. Tapi yang ini tidak berlaku bagi jomblo. XD


Nah, apakah kalian mempunyai tambahan suka maupun duka? Silakan tinggalkan di komentar J

Menjadi seorang mahasiswa kedokteran pasti mempunyai kebanggaan tersendiri, namun tidak dapat dipungkiri banyak duka yang dialami selama menjalani masa pre-klinik maupun klinik. Inilah  suka-duka menjadi mahasiswa kedokteran.

Suka:

1. Sering ketemu mahasiswi cantik

Rumor yang beredar di masyarakat luas, kebanyakan mahasiswi itu “katanya” mukanya agresif (cantiknya kebangetan). Tapi menurut saya pribadi, memang cantik sih. Hahaha.

2. Cowo kedokteran itu idaman mertua

Yah, kalau ini sih saya ngga bisa bilang apa-apa, soalnya itu memang faktanya.

3. Cowo kedokteran itu kalem abis

Padahal jaim.

4. Kampus kedokteran sebagian besar sudah bebas asap rokok

Sehingga mahasiswa/i dapat menghirup udara segar bila duduk di kantin maupun di ruang kuliah, kecuali kalau nongkrong di tempat parkir ya hirup asap motor.

5. Sakit sedikit obat aman

Untuk junior kalau merasa kurang sehat bisa konsultasi gratis dengan senior.

6. Dipandang sebagai profesi mulia di mata masyarakat

Kamu akan dihormati oleh masyarakat sekitarmu

Orang-orang di sekitarmu akan lebih menghormatimu, apalagi jika kamu bersikap baik kepada mereka. Kemungkinan untuk minta dijodohkan dengan anak tetangga atau kenalan orang tuamu pun akan meningkat.


Duka:

1. Makan sering di jama’

Biasanya sarapan udah di atas pukul 12 (sekalian dengan makan siang) karena tidak sempat serta isi dompet yang tidak mendukung.

2. Mahasiswa kedokteran sebenarnya bukan tipikal penghapal

Menghapal memang perlu seperti bagian tubuh (anatomi) serta obat-obatan, tetapi mahasiswa kedokteran juga harus bisa menganalisis kasus seorang pasien supaya pengobatannya berhasil dan tidak ada efek buruk setelahnya.

3. Masuk susah, tapi keluar lebih susah

Jangan pikir macam-macam dulu. Maksudnya untuk lulus masuk ke fakultas kedokteran itu memang sulit karena Passing Gradenya kebanyakan lebih tinggi dibandingkan dengan fakultas lain, tetapi untuk keluar (lulus) secara sah dan menjadi seorang dokter lebih sulit lagi karena harus menghadapi UKDI dan OSCE nasional yang bikin pusing tujuh keliling.

4. Sering banget di-PHP-in sama dosennya

Jadwal kuliah pukul 8, bangun pagi-pagi belum sarapan macet lagi, tiba-tiba dapat sms dari dosennya pukul 9 katanya kuliah ditunda ke pukul 12 (padahal pukul 12 itu untuk isoma –istirahat, sholat, makan).

5. Waktu untuk pasangan akan berkurang

Pasangan akan mulai mengeluh karena waktu untuknya mulai terbagi dengan tugas, tidur, dan kegiatan lain (mis. kegiatan organisasi). Kecuali kalau pasangannya mahasiswa/i kedokteran juga. Tapi yang ini tidak berlaku bagi jomblo. XD


Nah, apakah kalian mempunyai tambahan suka maupun duka? Silakan tinggalkan di komentar J



Friday, September 19, 2014

Bullying sudah sejak lama dianggap sebagai perbuatan pengecut dan pelampiasan dari masalah internal keluarga atau masalah lingkungan sosial. Tetapi, sebuah penelitian menyebutkan bahwa bullying itu bukan merupakan respons buruk tubuh tetapi merupakan proses yang melindungi tubuh.

Duke University mengikutkan 1000 subjek percobaan dengan latar belakang kehidupan yang berbeda-beda, dimulai dari saat mereka berumur 9 tahun dan berakhir saat mereka menginjak umur 20-an. Berdasarakan subjek tersebut, peneliti mengidentifikasi pelaku bullying, korban bullying, dan yang merupakan keduanya atau bukan keduanya. Pelaku bullying yang “murni” artinya selalu melakukan hal itu didapatkan mempunyai level C-reactive protein (CRP) terendah, yang merupakan substansi yang mempunyai hubungan dengan inflamasi dan penyakit jantung.

Poster stop bullying (http://shoreline-eatingdisorders.com/just-right-passage-long-term-effects-bullying/)


Anda mungkin berpikir bahwa pelaku bullying ini memang sehat dari dulunya sehingga bisa menakuti yang lain. Berdasarkan data peneliti, itu bukanlah penyebabnya. CRP baru menurun ketika pelaku bullying ini melakukan aksinya, yang artinya bahwa bullying ini dapat menstimulasi kesehatan yang baik bagi pelakunya.

Bullying sudah sejak lama dianggap sebagai perbuatan pengecut dan pelampiasan dari masalah internal keluarga atau masalah lingkungan sosial. Tetapi, sebuah penelitian menyebutkan bahwa bullying itu bukan merupakan respons buruk tubuh tetapi merupakan proses yang melindungi tubuh.

Duke University mengikutkan 1000 subjek percobaan dengan latar belakang kehidupan yang berbeda-beda, dimulai dari saat mereka berumur 9 tahun dan berakhir saat mereka menginjak umur 20-an. Berdasarakan subjek tersebut, peneliti mengidentifikasi pelaku bullying, korban bullying, dan yang merupakan keduanya atau bukan keduanya. Pelaku bullying yang “murni” artinya selalu melakukan hal itu didapatkan mempunyai level C-reactive protein (CRP) terendah, yang merupakan substansi yang mempunyai hubungan dengan inflamasi dan penyakit jantung.

Poster stop bullying (http://shoreline-eatingdisorders.com/just-right-passage-long-term-effects-bullying/)


Anda mungkin berpikir bahwa pelaku bullying ini memang sehat dari dulunya sehingga bisa menakuti yang lain. Berdasarkan data peneliti, itu bukanlah penyebabnya. CRP baru menurun ketika pelaku bullying ini melakukan aksinya, yang artinya bahwa bullying ini dapat menstimulasi kesehatan yang baik bagi pelakunya.



Sunday, September 14, 2014

Sekolah dapat dikatakan sebagai rumah kedua karena rata-rata setiap orang menghabiskan 7 jam setiap harinya di sekolah. Namun, terkadang kita merasa bosan dengan keadaan yang begitu-begitu saja. Berikut beberapa tips agar kamu selalu gembira di sekolah:

1. Tempelkan kalimat motivasi di masing-masing kelas

Setiap kamu merasa bosan, kamu bisa memandang masing-masing kelasmu sehingga kamu akan mempunyai semangat juang lagi setelah membaca kalimat-kalimat motivasi tersebut.

2. Putar video lucu saat kuliah bersama di aula

Ketika dosen/gurumu belum memasuki aula, kamu bisa memutar video lucu bersama teman-temanmu untuk membuat harimu lebih berwarna (tapi segera matikan sebelum guru melihat kalian sedang menontonnya).

3. Ambil foto lucu teman-temanmu

Terkadang teman-temanmu mempunyai ekspresi yang sangat aneh dan lucu, jangan lupa untuk mengabadikannya dan memperlihatkan kepada mereka!
 
Ekspresi temanmu yang tidak akan kamu dapatkan kedua kalinya!

4. Ciptakan buku tahunan

Setiap tahun kamu dan teman-temanmu bisa membuat buku tahunan. Dalam buku tersebut kamu dapat mengusulkan adanya gelar-gelar yang akan dinobatkan ke anggota kelasmu, seperti “Si Jenius” bagi temanmu yang selalu mendapat peringkat 1 atau “Badut Kelas” bagi temanmu yang selalu menyegarkan suasana kelasmu dengan lelucon-leluconnya.


Kamu mempunyai tips lain? Silakan tulis di komentar ya!

Sekolah dapat dikatakan sebagai rumah kedua karena rata-rata setiap orang menghabiskan 7 jam setiap harinya di sekolah. Namun, terkadang kita merasa bosan dengan keadaan yang begitu-begitu saja. Berikut beberapa tips agar kamu selalu gembira di sekolah:

1. Tempelkan kalimat motivasi di masing-masing kelas

Setiap kamu merasa bosan, kamu bisa memandang masing-masing kelasmu sehingga kamu akan mempunyai semangat juang lagi setelah membaca kalimat-kalimat motivasi tersebut.

2. Putar video lucu saat kuliah bersama di aula

Ketika dosen/gurumu belum memasuki aula, kamu bisa memutar video lucu bersama teman-temanmu untuk membuat harimu lebih berwarna (tapi segera matikan sebelum guru melihat kalian sedang menontonnya).

3. Ambil foto lucu teman-temanmu

Terkadang teman-temanmu mempunyai ekspresi yang sangat aneh dan lucu, jangan lupa untuk mengabadikannya dan memperlihatkan kepada mereka!
 
Ekspresi temanmu yang tidak akan kamu dapatkan kedua kalinya!

4. Ciptakan buku tahunan

Setiap tahun kamu dan teman-temanmu bisa membuat buku tahunan. Dalam buku tersebut kamu dapat mengusulkan adanya gelar-gelar yang akan dinobatkan ke anggota kelasmu, seperti “Si Jenius” bagi temanmu yang selalu mendapat peringkat 1 atau “Badut Kelas” bagi temanmu yang selalu menyegarkan suasana kelasmu dengan lelucon-leluconnya.


Kamu mempunyai tips lain? Silakan tulis di komentar ya!



Saturday, September 13, 2014

Kehidupan di sekolah maupun kantor pasti selalu diwarnai dengan diskusi-diskusi, baik untuk belajar ataupun mencari ide-ide baru untuk dikembangkan. Oleh sebab itu, kamu harus mengetahui anjuran dan larangan dalam berdiskusi supaya berjalan lancar serta tidak membuat teman-temanmu merasa kecewa.

Anjuran:

  • Lontarkan pertanyaan yang masuk akal serta tidak melenceng dari topik yang sedang dibahas, sehingga waktu yang digunakan selama diskusi akan lebih efisien.
  • Dengarkan saat teman-temanmu sedang memberikan komentar.
  • Tambahkan informasi mengenai komentar temanmu setelah ia selesai memberikan pendapatnya.
  • Sebelum menjawab pertanyaan, sebaiknya luangkan waktu 3-4 menit untuk mencerna baik-baik pertanyaan tersebut, sehingga jawabanmu akan tepat sasaran.
  • Bersikaplah sopan ketika akan menyanggah pendapat temanmu atau pun ketika tidak setuju dengan pendapat mereka.

 
Ilustrasi (dokumentasi penulis)

Larangan:

  • Pertanyaanmu bertele-tele sehingga membuat waktu terbuang percuma.
  • Pertanyaanmu tidak masuk akal ataupun melenceng jauh dari topik yang sedang dibahas.
  • Terbiasa melenceng dari subjek diskusi.
  • Menyela saat temanmu atau tutor sedang berpendapat.
  • Adu mulut dengan temanmu saat diskusi masih berlangsung, hal ini akan membuat diskusi jadi amburadul dan hubungan kalian akan menegang.


 (Inspirasi dari Buku Pintar Remaja Gaul)

Kehidupan di sekolah maupun kantor pasti selalu diwarnai dengan diskusi-diskusi, baik untuk belajar ataupun mencari ide-ide baru untuk dikembangkan. Oleh sebab itu, kamu harus mengetahui anjuran dan larangan dalam berdiskusi supaya berjalan lancar serta tidak membuat teman-temanmu merasa kecewa.

Anjuran:

  • Lontarkan pertanyaan yang masuk akal serta tidak melenceng dari topik yang sedang dibahas, sehingga waktu yang digunakan selama diskusi akan lebih efisien.
  • Dengarkan saat teman-temanmu sedang memberikan komentar.
  • Tambahkan informasi mengenai komentar temanmu setelah ia selesai memberikan pendapatnya.
  • Sebelum menjawab pertanyaan, sebaiknya luangkan waktu 3-4 menit untuk mencerna baik-baik pertanyaan tersebut, sehingga jawabanmu akan tepat sasaran.
  • Bersikaplah sopan ketika akan menyanggah pendapat temanmu atau pun ketika tidak setuju dengan pendapat mereka.

 
Ilustrasi (dokumentasi penulis)

Larangan:

  • Pertanyaanmu bertele-tele sehingga membuat waktu terbuang percuma.
  • Pertanyaanmu tidak masuk akal ataupun melenceng jauh dari topik yang sedang dibahas.
  • Terbiasa melenceng dari subjek diskusi.
  • Menyela saat temanmu atau tutor sedang berpendapat.
  • Adu mulut dengan temanmu saat diskusi masih berlangsung, hal ini akan membuat diskusi jadi amburadul dan hubungan kalian akan menegang.


 (Inspirasi dari Buku Pintar Remaja Gaul)



Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, terkadang kita mengalami kejadian-kejadian yang membuat kita tertekan atau kita membuat kesalahan yang pada akhirnya membuat stres. Berikut ini kiat-kiat untuk mengatasi stres.

1. Selalu aktif

Berolahraga akan membuatmu bersemangat dan menjadikanmu lebih rileks.

2. Cukup tidur

Jika tidurmu kurang, maka kamu tidak bisa berpikir jernih sehingga membuat stresmu semakin parah

3. Hindari kafein

Kafein dapat membuatmu tambah gelisah, jadi usahkan untuk menjauhinya.

4. Tertawa

Tertawa akan mengurangi stresmu.

Tertawalah (dokumentasi penulis)

5. Berkumpul bersama orang terdekatmu

Berkumpul bersama keluarga atau teman-temanmu akan membuatmu lebih nyaman dan kamu bisa menceritakan permasalahanmu kepada mereka, mungkin mereka mempunyai solusi yang efektif.

6. Maafkanlah kesalahan-kesalahan yang kamu lakukan

Tidak ada gunanya terlalu menyalahkan diri atas kesalahan yang telah kamu peruat. Anggaplah kesalahan-kesalahanmu itu sebagai pengalamanmu sehingga kamu tidak akan melakukannya lagi.

7. Berbahagialah dengan apa yang kamu miliki


Bersyukur atas apa telah kamu miliki akan mengurangi bahkan menghilangkan stresmu. Intinya yaitu, jalani harimu dengan penuh semangat dan paculah diri agar menjadi lebih baik dari hari kemarin!


(Inspirasi dari Buku Pintar Remaja Gaul)

Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, terkadang kita mengalami kejadian-kejadian yang membuat kita tertekan atau kita membuat kesalahan yang pada akhirnya membuat stres. Berikut ini kiat-kiat untuk mengatasi stres.

1. Selalu aktif

Berolahraga akan membuatmu bersemangat dan menjadikanmu lebih rileks.

2. Cukup tidur

Jika tidurmu kurang, maka kamu tidak bisa berpikir jernih sehingga membuat stresmu semakin parah

3. Hindari kafein

Kafein dapat membuatmu tambah gelisah, jadi usahkan untuk menjauhinya.

4. Tertawa

Tertawa akan mengurangi stresmu.

Tertawalah (dokumentasi penulis)

5. Berkumpul bersama orang terdekatmu

Berkumpul bersama keluarga atau teman-temanmu akan membuatmu lebih nyaman dan kamu bisa menceritakan permasalahanmu kepada mereka, mungkin mereka mempunyai solusi yang efektif.

6. Maafkanlah kesalahan-kesalahan yang kamu lakukan

Tidak ada gunanya terlalu menyalahkan diri atas kesalahan yang telah kamu peruat. Anggaplah kesalahan-kesalahanmu itu sebagai pengalamanmu sehingga kamu tidak akan melakukannya lagi.

7. Berbahagialah dengan apa yang kamu miliki


Bersyukur atas apa telah kamu miliki akan mengurangi bahkan menghilangkan stresmu. Intinya yaitu, jalani harimu dengan penuh semangat dan paculah diri agar menjadi lebih baik dari hari kemarin!


(Inspirasi dari Buku Pintar Remaja Gaul)



Friday, September 12, 2014


Merokok merupakan suatu kebiasaan buruk yang tidak hanya membawa pengaruh buruk bagimu, tetapi juga bagi orang-orang terdekatmu serta lingkungan sekitar. Berikut beberapa kiat bagi kamu yang ingin berhenti merokok.

1. Memberi selamat kepada diri sendiri

Jika kamu sedang membaca artikel ini, selamat untuk niatmu berhenti merokok.

2. Berhenti secara perlahan

Berhenti merokok bukanlah hal yang bisa dilakukan dalam hitungan hari, apalagi jika kamu adalah perokok berat. Cobalah kurangi rokokmu perlahan-lahan. Jika kamu biasanya merokok 12 batang sehari, maka coba kurangi menjadi 11 batang selama 2 hari, kemudian menjadi 10 batang untuk 2 hari berikutnya. Hal ini kamu lakukan agar tubuhmu dapat beradaptasi dan kamu tidak mengalami gejala putus zat.

3. Buatlah dirimu selalu sibuk

Kamu harus mencari kesibukan yang membuat tubuhmu aktif bergerak, sehingga kamu tidak mempunyai waktu bersantai untuk merokok.

4. Carilah dukungan

Dekatilah temanmu yang tidak merokok dan ceritakan pada mereka bahwa kamu ingin berhenti merokok, sehingga saat mereka melihatmu kembali merokok, mereka akan menegurmu.

5. Buang rokokmu

Jika kamu sudah bisa mengurangi jatah rokokmu hingga menjadi sebatang perhati, maka sudah saatnya kamu untuk membuang rokokmu dan segala hal yang berhubungan dengan rokok, seperti asbak maupun lighter.

Ilustrasi (dokumentasi penulis)

6. Minum banyak air putih dan jauhi kafein

Minumlah air putih lebih banyak untuk membuang sisa-sisa nikotin yang masih mengendap dalam tubuhmu, serta usahakan untuk menghindari kafein agar kamu tidak gelisah.

7. Ingat! Berhenti merokok sangat sulit

Jika kamu gagal berhenti merokok pada kali pertama, jangan putus asa. Tetaplah berusaha untuk berhenti merokok karena merokok akan membahayakan kesehatanmu serta keuanganmu nantinya.


Merokok merupakan suatu kebiasaan buruk yang tidak hanya membawa pengaruh buruk bagimu, tetapi juga bagi orang-orang terdekatmu serta lingkungan sekitar. Berikut beberapa kiat bagi kamu yang ingin berhenti merokok.

1. Memberi selamat kepada diri sendiri

Jika kamu sedang membaca artikel ini, selamat untuk niatmu berhenti merokok.

2. Berhenti secara perlahan

Berhenti merokok bukanlah hal yang bisa dilakukan dalam hitungan hari, apalagi jika kamu adalah perokok berat. Cobalah kurangi rokokmu perlahan-lahan. Jika kamu biasanya merokok 12 batang sehari, maka coba kurangi menjadi 11 batang selama 2 hari, kemudian menjadi 10 batang untuk 2 hari berikutnya. Hal ini kamu lakukan agar tubuhmu dapat beradaptasi dan kamu tidak mengalami gejala putus zat.

3. Buatlah dirimu selalu sibuk

Kamu harus mencari kesibukan yang membuat tubuhmu aktif bergerak, sehingga kamu tidak mempunyai waktu bersantai untuk merokok.

4. Carilah dukungan

Dekatilah temanmu yang tidak merokok dan ceritakan pada mereka bahwa kamu ingin berhenti merokok, sehingga saat mereka melihatmu kembali merokok, mereka akan menegurmu.

5. Buang rokokmu

Jika kamu sudah bisa mengurangi jatah rokokmu hingga menjadi sebatang perhati, maka sudah saatnya kamu untuk membuang rokokmu dan segala hal yang berhubungan dengan rokok, seperti asbak maupun lighter.

Ilustrasi (dokumentasi penulis)

6. Minum banyak air putih dan jauhi kafein

Minumlah air putih lebih banyak untuk membuang sisa-sisa nikotin yang masih mengendap dalam tubuhmu, serta usahakan untuk menghindari kafein agar kamu tidak gelisah.

7. Ingat! Berhenti merokok sangat sulit

Jika kamu gagal berhenti merokok pada kali pertama, jangan putus asa. Tetaplah berusaha untuk berhenti merokok karena merokok akan membahayakan kesehatanmu serta keuanganmu nantinya.



Saturday, September 6, 2014

Sekolah/kampus merupakan tempat untuk menuntut ilmu dan bersosialisasi dengan orang luar setelah keluarga, dapat dipastikan akan ada banyak partisipan di lingkungan ini, sehingga tidak dapat dipungkiri ada hal-hal menyebalkan yang dilakukan oleh orang-orang di sana. Dengan mengetahui hal-hal menyebalkan tersebut, kita dapat mawas diri untuk tidak melakukannya.

Ilustrasi kelas, (dokumentasi penulis)

1. Tidak mengerjakan tugas dalam kelompoknya

Selama kamu bersekolah, pasti kamu pernah menemukan jenis manusia yang seperti ini, atau bahkan mungkin itu kamu sendiri. Jika ini dilakukan oleh temanmu atau orang lain, kamu pasti setuju bahwa ini adalah sikap yang paling menyebalkan. Dia asyik bersantai-santai atau bahkan tidak datang saat membuat tugas, sedangkan anggota kelompok yang lain sibuk mengerjakan. Dalam hatimu, kamu pasti ingin menegur dia, tetapi karena alasan “tidak enak”, kamu tidak jadi melakukannya (walaupun dalam hati, kamu merasa sangat kesal) atau kamu ingin membiarkan bagian tugasnya kosong tidak dikerjakan, tetapi kamu tahu bahwa seluruh anggota kelompok yang akan kena imbasnya. Akhirnya mau tak mau anggota kelompok harus mengerjakan semuanya.

2. Tukang copas tugas orang

Walaupun kalian adalah saudara kembar yang bisa telepati, kebiasaan ini tetaplah menjadi sangat menyebalkan karena dosen/guru tidak peduli siapa yang copas, dan kamu pun akan kena imbasnya.

3. Ngingetin guru/dosen kalau hari itu jadwal pengumpulan tugas/kuis

Walaupun ini tidak melanggar hukum, tapi nyebelin banget kalau kamu belum ngerjain, bener ngga?

4. Selesai ujian suka ngebahas jawaban dan pamer kalau dia benar

Jika kamu punya teman yang seperti ini, coba minta belajar sama dia aja, soalnya dia kan benar terus.

5. Tukang bully junior

Bagi kamu para senior yang suka beginian, jangan lupa kalau hukum sebab akibat berlaku. Mungkin junior yang kamu bully itu menjadi bosmu di masa mendatang.

6. Habis BAB ngga disiram

Jenis manusia seperti ini harus dimusnahkan dari muka bumi karena sangat mengganggu khalayak umum. Jika kamu termasuk ke dalam jenis ini, cobalah untuk meluangkan sedikit waktu dan tenaga untuk “melenyapkan” kepunyaanmu itu dari pandangan. Karena tidak ada orang yang ingin dikejutkan dengan “sisa” punyamu.

7. Tukang intip absen tapi ngga mau dititipin

Solusinya adalah jangan mau kalau dia nitip absen sama kamu.

(dikutip dari buku 7 kebiasaan orang yang nyebelin banget)


Apakah kamu punya pendapat mengenai hal-hal menyebalkan yang terjadi di lingkungan sekolah/kampus? Silakan tulis di komentar.

Sekolah/kampus merupakan tempat untuk menuntut ilmu dan bersosialisasi dengan orang luar setelah keluarga, dapat dipastikan akan ada banyak partisipan di lingkungan ini, sehingga tidak dapat dipungkiri ada hal-hal menyebalkan yang dilakukan oleh orang-orang di sana. Dengan mengetahui hal-hal menyebalkan tersebut, kita dapat mawas diri untuk tidak melakukannya.

Ilustrasi kelas, (dokumentasi penulis)

1. Tidak mengerjakan tugas dalam kelompoknya

Selama kamu bersekolah, pasti kamu pernah menemukan jenis manusia yang seperti ini, atau bahkan mungkin itu kamu sendiri. Jika ini dilakukan oleh temanmu atau orang lain, kamu pasti setuju bahwa ini adalah sikap yang paling menyebalkan. Dia asyik bersantai-santai atau bahkan tidak datang saat membuat tugas, sedangkan anggota kelompok yang lain sibuk mengerjakan. Dalam hatimu, kamu pasti ingin menegur dia, tetapi karena alasan “tidak enak”, kamu tidak jadi melakukannya (walaupun dalam hati, kamu merasa sangat kesal) atau kamu ingin membiarkan bagian tugasnya kosong tidak dikerjakan, tetapi kamu tahu bahwa seluruh anggota kelompok yang akan kena imbasnya. Akhirnya mau tak mau anggota kelompok harus mengerjakan semuanya.

2. Tukang copas tugas orang

Walaupun kalian adalah saudara kembar yang bisa telepati, kebiasaan ini tetaplah menjadi sangat menyebalkan karena dosen/guru tidak peduli siapa yang copas, dan kamu pun akan kena imbasnya.

3. Ngingetin guru/dosen kalau hari itu jadwal pengumpulan tugas/kuis

Walaupun ini tidak melanggar hukum, tapi nyebelin banget kalau kamu belum ngerjain, bener ngga?

4. Selesai ujian suka ngebahas jawaban dan pamer kalau dia benar

Jika kamu punya teman yang seperti ini, coba minta belajar sama dia aja, soalnya dia kan benar terus.

5. Tukang bully junior

Bagi kamu para senior yang suka beginian, jangan lupa kalau hukum sebab akibat berlaku. Mungkin junior yang kamu bully itu menjadi bosmu di masa mendatang.

6. Habis BAB ngga disiram

Jenis manusia seperti ini harus dimusnahkan dari muka bumi karena sangat mengganggu khalayak umum. Jika kamu termasuk ke dalam jenis ini, cobalah untuk meluangkan sedikit waktu dan tenaga untuk “melenyapkan” kepunyaanmu itu dari pandangan. Karena tidak ada orang yang ingin dikejutkan dengan “sisa” punyamu.

7. Tukang intip absen tapi ngga mau dititipin

Solusinya adalah jangan mau kalau dia nitip absen sama kamu.

(dikutip dari buku 7 kebiasaan orang yang nyebelin banget)


Apakah kamu punya pendapat mengenai hal-hal menyebalkan yang terjadi di lingkungan sekolah/kampus? Silakan tulis di komentar.